Mojokerto – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Ketua Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR), Jayak Mardiansyah, diundang sebagai Pembina Upacara sekaligus narasumber Seminar Success Mode On di SMKN 1 Sooko Kabupaten Mojokerto, Senin (9/2/2026).
Dalam amanat upacara, Jayak Mardiansyah mengungkapkan bahwa tahun 2011 menjadi titik balik penting dalam perjalanan hidupnya. Ia mengenang masa ketika masih berstatus sebagai siswa dan menjalani praktik kerja lapangan di Koran Jawa Pos Radar Mojokerto.
“Tahun 2011, saat saya duduk di kelas XI, saya magang di Jawa Pos Radar Mojokerto. Dari sana saya mulai mendapatkan penghasilan dengan melayout koran, membuat website, dan terjun sebagai wartawan. Pengalaman itu yang membentuk saya hingga akhirnya pada tahun 2014 mendirikan Perusahaan Media Majalah Global sembari menempuh pendidikan di Universitas Yos Soedarso Surabaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain menjabat sebagai Direktur Perusahaan Media Majalah Global, dirinya juga aktif sebagai Paralegal di LBH Djawa Dwipa sejak 2020, serta dipercaya sebagai Ketua PWMR pada tahun 2025.
Jayak juga menyinggung peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang mengusung tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat. Ia berharap insan pers semakin berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif dan bertanggung jawab.
“Di era digital, setiap berita selalu diikuti respons netizen. Karena itu, etika bermedia sosial menjadi hal yang wajib dipahami agar tidak terjerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik,” tegasnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tidak ada kesuksesan yang diraih sendirian.
“Kesuksesan membutuhkan proses belajar, kerja keras, dan ridho Allah. Sholat duha, tahajud, berbakti kepada orang tua, serta bersedekah adalah bagian dari ikhtiar jalur langit untuk mempercepat rezeki,” tuturnya.
Pada sesi Seminar Success Mode On, Jayak Mardiansyah menyampaikan materi tentang gaya hidup sukses, kewirausahaan, dan peluang profesi sebagai konten kreator. Ia menekankan bahwa gaya hidup sukses tidak hanya diukur dari capaian finansial, tetapi juga kemampuan mengatur diri dan menetapkan prioritas hidup.
“Kunci utamanya adalah konsistensi dalam kebiasaan positif dan ketahanan menghadapi tantangan. Biasakan menulis buku kegiatan harian dan buku impian agar tetap disiplin dan termotivasi setiap hari,” paparnya.
Ia juga mengutip prinsip bahwa sembilan dari sepuluh pintu rezeki berasal dari perdagangan. Hal tersebut menjadi alasan dirinya hanya berprofesi sebagai wartawan selama tiga tahun sebelum fokus membangun perusahaan media sendiri.
“Dengan mendirikan perusahaan, saya bisa menciptakan lapangan kerja, memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jayak menjelaskan bahwa profesi konten kreator merupakan peluang yang menjanjikan di era digital. Konten kreator dinilai mampu menjadi jembatan untuk mendapatkan modal dan membangun bisnis jangka panjang.
“Konten kesehatan dan asuransi memiliki nilai iklan tinggi namun masih jarang digarap. Jika akun sudah termonetisasi, peluang iklan dari berbagai platform dan brand akan terus berdatangan. Kuncinya konsisten, minimal satu konten setiap hari,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sooko Kabupaten Mojokerto, Dwi Fendi Dadang A., S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Ketua PWMR dalam rangkaian kegiatan HPN 2026 di sekolahnya.
“Semoga materi dan motivasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat serta inspirasi bagi 1.120 siswa SMKN 1 Sooko Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya.