Mojokerto – Kejuaraan Bulutangkis Piala Ketua PBSI Kabupaten Mojokerto berlangsung meriah di GOR Janneta, Mojosari, sejak 1 hingga 4 November 2025. Ajang prestisius ini diikuti berbagai klub besar dari Jawa Timur, bahkan juga dari luar provinsi seperti Champion Madiun, yang menambah ketatnya atmosfer persaingan.
Turnamen yang mempertandingkan kelompok usia dini hingga dewasa ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pembuktian bagi para atlet muda daerah. Selama empat hari, ratusan pemain menampilkan permainan terbaiknya dengan semangat sportivitas tinggi.
Salah satu sorotan datang dari atlet Pelatkot Mojokerto, pasangan Nadhif/Arka, yang berhasil menembus babak semifinal dan meraih juara 3 di partai ganda remaja putra. Keduanya tampil percaya diri sejak babak penyisihan, menyingkirkan beberapa unggulan hingga akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan tangguh dari klub Sidoarjo dengan skor 21–19, 13–21, dan 18–21 di babak semifinal, pada 04/11/2025.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Gim pertama berhasil direbut Nadhif/Arka dengan skor tipis 21–19, sebelum akhirnya pasangan Sidoarjo bangkit dan membalikkan keadaan di dua gim berikutnya. Meski kalah, penampilan gemilang pasangan muda Mojokerto ini mendapat sambutan hangat dari penonton yang memadati GOR Janneta.
Capaian tersebut disambut gembira oleh jajaran Pelatkot Mojokerto. Ketua Pelatkot, Trismono Agung Baskoro, menilai hasil ini menjadi bukti nyata dari kerja keras para atlet muda yang selama ini dibina dengan tekun dan disiplin. Menurutnya, performa Nadhif dan Arka menunjukkan perkembangan signifikan dari sisi teknik, mental, dan daya juang.
“Kami sangat bangga dengan perjuangan Nadhif dan Arka. Mereka tampil konsisten sejak awal dan punya semangat pantang menyerah. Skor yang begitu ketat membuktikan mereka punya potensi besar untuk terus berkembang,” ujar Trismono.
Ia menambahkan, prestasi ini akan menjadi motivasi bagi atlet-atlet lain untuk terus berlatih dan menjaga disiplin.
“Kami berharap hasil ini bisa menginspirasi teman-temannya. Target kami ke depan bukan hanya tampil di tingkat kabupaten, tapi bisa bersaing di level provinsi bahkan nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Amir Supriyadi, yang tak hanya merupakan orang tua dari Nadhif tetapi juga menjabat sebagai Sekretaris Pelatkot Mojokerto, turut menyampaikan rasa bangga atas perjuangan putranya dan rekan setimnya.
“Sebagai orang tua sekaligus bagian dari Pelatkot, tentu saya sangat bersyukur. Anak-anak sudah berjuang maksimal dan tampil disiplin. Hasil juara 3 ini adalah langkah awal yang bagus untuk karier mereka ke depan,” ujar Amir dengan penuh haru.
Turnamen yang diikuti ratusan atlet ini berjalan lancar dan sukses mempererat tali silaturahmi antar klub se-Jawa Timur. Ketua Panitia menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak, terutama Ketua PBSI Kabupaten Mojokerto Nur Wachid yang terus mendorong peningkatan kualitas pembinaan atlet daerah.
“Tahun ini peserta meningkat signifikan. Banyak bibit muda potensial yang muncul, dan itu menjadi harapan besar bagi masa depan bulutangkis Jawa Timur,” ujarnya.
Kejuaraan ditutup dengan penyerahan piala kepada para pemenang, diiringi tepuk tangan dan semangat kebersamaan seluruh peserta.