Kota Mojokerto — Tim Futsal Persatuan Wartawan Mojokerto Raya (PWMR) harus mengakui keunggulan Tim Futsal Tjiwi Kimia dalam “Pertandingan Persahabatan” yang digelar di Lapangan Futsal Benteng Pancasila (Benpas), Kota Mojokerto, Minggu (11/1/2026). Meski baru terbentuk, PWMR tampil impresif dan hanya kalah tipis dengan skor 6–9.
Pertandingan persahabatan ini berlangsung sengit sejak awal laga. PWMR langsung membuka keunggulan hanya tiga detik setelah kick-off melalui tendangan keras kapten tim, Jayak Mardiansyah, yang melesat ke pojok kanan atas gawang dan tak mampu diantisipasi kiper Tjiwi Kimia. Skor berubah menjadi 1–0 untuk PWMR.
Tim Futsal Tjiwi Kimia segera merespons. Setelah peluang awal mereka berhasil digagalkan kiper PWMR, Raden Agung Hendro Purnomo, Tjiwi Kimia mampu menyamakan kedudukan lewat skema umpan pendek yang rapi dan diselesaikan dengan baik oleh kapten tim, Dicky Aliswan, menjadi 1–1.
Dicky Aliswan sendiri merupakan mantan pemain futsal kompetisi amatir tingkat Jawa Timur di Surabaya sekitar satu dekade lalu. Pengalaman tersebut terlihat jelas dalam kepemimpinannya mengatur tempo permainan timnya.
Seluruh pemain PWMR dalam laga persahabatan ini merupakan wartawan aktif yang sehari-hari bertugas meliput di wilayah Mojokerto Raya. Meski berlatar belakang non-profesional, mereka mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Jayak Mardiansyah menjadi motor serangan PWMR dengan mencetak lima gol melalui skema tendangan langsung dari tengah lapangan. Dua peluang serupa sempat dilakukan Wulyo Cahyono namun belum membuahkan hasil, sebelum akhirnya Mustofa berhasil menambah satu gol untuk PWMR.
Jalannya laga persahabatan berlangsung dengan pola saling kejar-mengejar angka, mulai dari 1–0, 1–1, 2–1, 2–2, 3–2, 3–3, 4–3, 4–4, 5–4, 5–5 hingga 6–5. Namun saat skor imbang 6–6, stamina skuad PWMR mulai menurun.
Situasi semakin sulit setelah Harun Effendi terjatuh saat melakukan blok dan kehilangan keseimbangan, sehingga membuat lini pertahanan PWMR semakin terbuka. Kondisi ini dimanfaatkan Tjiwi Kimia untuk mencetak tiga gol tambahan dan mengakhiri pertandingan persahabatan dengan skor 9–6.
Meski kalah, performa penjaga gawang PWMR, Raden Agung Hendro Purnomo, menuai pujian. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan krusial.
“Hari ini kita punya kiper inti, Mas Agung. Dia layak disebut man of the match,” ujar Jayak.
Keterbatasan jumlah pemain juga memengaruhi daya tahan tim PWMR. Dari total 12 pemain, hanya tujuh yang dapat hadir karena sejumlah pemain berhalangan mendadak. Mereka adalah Jayak Mardiansyah, Harun Effendi, Wulyo Cahyono, Mustofa, Raden Agung Hendro Purnomo, Achmad Mardianto, dan Eko Purbo.
Kapten Tjiwi Kimia, Dicky Aliswan, mengaku bangga bisa menjalani pertandingan persahabatan melawan tim wartawan.
“Ini pengalaman yang langka dan sangat menyenangkan. Terima kasih, semoga lain waktu kita bisa uji coba lagi,” pungkasnya.